Beranda > Ngelakon > Si bodoh & kenyataan

Si bodoh & kenyataan

Rasanya ingin berlari sekencang-kencangnya sampai dada ini meledak, Ingin berteriak sekeras-kerasnya sampai suara ini serak, Ingin menangis sampai air mata ini habis.
Hidup seperti tak ada habisnya membuatku untuk menyerah. Dunia ini semakin tak bersahabat saja, tadinya kupikir cuma kamu yang meneduhkan semua gundah ini, mendinginkan semua bara yang terus berontak di dada ini. Tapi ternyata tidak, kau hanya segumpal tanah bulat yg ku diami dan tak mungkin bisa mengerti rasa ini.
Lalu siapa? Kemana? Kucari semua jawaban atas semua misteri ini! Aku tak ingin marah walaupun cuma itu yang melintas dalam otakku ini..Aku juga tak ingin diam, karna habis sudah kesabaranku ini.
Entah..entah..entahlah..Aku cuma berharap ini hanya bunga tidur si anak bodoh di siang bolong. Aku ingin bangun tapi ternyata ini memang ”nyata”…

Categories: Ngelakon Tag:
  1. 23 Juli 2010 pada 6:19 am | #1

    Thank’s for information 01:19

  2. 21 September 2010 pada 12:53 am | #2

    bukan bodoh hanya saja belum melakukan yang terbaik.. dunia tidak akan bersahabat dengan orang yang mudah menyerah dan putus asa..
    semangat dan update terus blognya.. :-)

    • osine
      21 September 2010 pada 12:15 pm | #3

      thanks…

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.