Keyakinanku mulai pudar
Luka ini semakin lebam, perih dan sakit..sungguh sangat perih! Aku semakin tersudut dan terjerat dalam dunia ciptaanku sendiri. Sungguh..apa yang ku rasakan ini adalah benar. Lalu, akupun tak tau mesti berbuat apa..apakah ini cobaan atau malah berkah? Aku tak tau harus tertawa atau sedih..tak tau apakah ini mimpi dalam nyata atau malah kenyataan sa’at ku terjaga?
Keyakinan yang dulu ada kini mulai pudar seiring berjalannya waktu. Akupun mulai menanam
benih benih harapan baru di ladang tandus..tetap mengharapkan keajaiban-Nya.
Categories: Bukan Puisi, Ngelakon
Bukan Puisi


Komentar Terakhir