Beranda > Bukan Puisi, Ngelakon > Must Die..

Must Die..

Bibirku gatal tapi tak sepatah katapun dapat terucap, hanya bisa mencaci maki dalam heningnya jiwa.
Ingin marah tapi tak ingin berontak…
Ingin menangis tapi tak ingin meronta…
Bagaimana bisa aku biarkan jiwaku tesudut dalam busuknya jiwa? Tersesat dalam aliran darah yang penuh dengan aroma busuk!
“chuuh…!!”, apapun yang kau lakukan tak akan pernah bisa mengobobati bekas luka ini…walaupun kau mati, jiwaku tak kan pernah bisa puas!
Lukaku sudah terlanjur berkarat, dan akan kubawa perih ini sampai jiwa meninggalkan raga.

Ma’af…!! Tapi kali ini aku benar-benar kecewa, bunuhlah aku sebelum kutikam kau dari belakang!!

Categories: Bukan Puisi, Ngelakon Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.