Must Die..
Bibirku gatal tapi tak sepatah katapun dapat terucap, hanya bisa mencaci maki dalam heningnya jiwa.
Ingin marah tapi tak ingin berontak…
Ingin menangis tapi tak ingin meronta…
Bagaimana bisa aku biarkan jiwaku tesudut dalam busuknya jiwa? Tersesat dalam aliran darah yang penuh dengan aroma busuk!
“chuuh…!!”, apapun yang kau lakukan tak akan pernah bisa mengobobati bekas luka ini…walaupun kau mati, jiwaku tak kan pernah bisa puas!
Lukaku sudah terlanjur berkarat, dan akan kubawa perih ini sampai jiwa meninggalkan raga.
Ma’af…!! Tapi kali ini aku benar-benar kecewa, bunuhlah aku sebelum kutikam kau dari belakang!!
Categories: Bukan Puisi, Ngelakon
Bukan Puisi


Komentar Terakhir